Edukasi Zakat Infaq dan Shadaqah untuk Warga Pamulang Hill 3 Tahap 2, Bogor

Potensi ekonomi umat Islam cukup besar untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan yaitu melalui potensi penerimaan zakat, infak, shadaqah (ZIS). Zakat adalah salah satu ajaran pengelolaan ekonomi yang sangat strategis. Allah SWT mewajibkan umat Islam yang mampu secara ekonomi untuk berpartisipasi dalam pembangunan umat melalui ibadah ini. Zakat bukan saja amalan yang sebagai bentuk ketaatan pada aturan Allah dan perwujudan keimanan pada Allah (berdimensi hablum minallah), tetapi juga sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi berkeadilan (hablum minannas). Salah satu hikmah dari pembayaran zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) diantaranya adalah untuk menghindarkan kesenjangan sosial.

Hal inilah yang melatarbelakangi Muhammad Dwifajri dan Tohirin, dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA melakukan pengabdian kepada masyarakat di di perumahan Pamulang Hill 3 Tahap 2, Rawakalong, Gunung Sindur, Bogor. Kegiatan ini diadakan pada 8 Maret 2020. Kegiatan ini didukung oleh Lab Kewirausahaan Sosial dan Filantrophi Islam (LKSFI) FEB-UHAMKA, salah satu lab FEB-UHAMKA yang mempunyai program khusus berkenaan dengan pemberdayaan sosial.

Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian edukasi kepada masyarakat berupa penumbuhan mindset dan pengetahuan terkait pentingnya melaksanakan Zakat Infaq  Shadaqah (ZIS), serta pelatihan teknis tentang pengumpulan dan pendistribusian ZIS. Di akhir acara dilakukan serah terima celengan infaq dari LKSFI kepada warga. Kegiatan edukasi ini disajikan secara interaktif dan efektif, edukasi ini menggunakan metode pendekatan partisipatif. Teknik yang digunakan adalah curah pendapat, roll play dan simulasi. Dengan cara seperti ini diharapkan peserta menjadi bergairah, termotivasi dan tidak mudah lelah serta bosan.

Metode kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai keutamaan-keutamaan infak dan shadaqah. Serta memberikan pelatihan infak dan shadaqah dalam melakukan pencatatan akuntansinya sehingga Dana yang dikumpulkan dapat disalurkan untuk kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial secara rapih. Kegiatan ini pun dihadiri oleh sekitar 40 orang yang terdiri dari masyarakat sekitar dan juga beberapa pengurus masjid dan beberapa amil ditempat tersebut. Harapan dari terselenggaranya kegiatan ini ialah agar tumbuhnya kesadaran akan  potensi ZIS yang mampu menggerakkan perekonomian warga melalui gerakan ZIS itu sendiri.[]

About Mr Tohirin

Avatar

Check Also

Mengenal Makhluk Gaib (Ruhaniyyat)

Pengantar Makhluk ciptaan Allah, selain ada yang kasat mata (hadhir) ada juga yang tidak kasat …

Tinggalkan Balasan